This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 15 April 2013

Menggunakan Windows 7 Action Center

Windows 7 Action Center merupakan salah satu fitur dalam Windows 7 yang dapat kita gunakan untuk mengetahui kondisi baik atau buruk yang terjadi pada sistem komputer.Action Center adalah tempat pusat untuk melihat berbagai tanda peringatan (alert) dan mengambil tindakan yang dapat membantu menjaga Windows berjalan lancar.

Jika Windows mendeteksi adanya masalah pada komputer, maka peringatan untuk masuk ke Action Center ini akan muncul ditaskbar, berupa adanya icon bendera putih yang diberi tanda silang merah. Klik tanda tersebut dan kita akan dibawa ke jendela Action Center seperti dibawah:


Terdapat 2 bagian utama dari Windows 7 Action Center ini yaitu bagian Maintenance danSecurity. Termasuk didalamnya Windows Error Reporting, Windows Defender, dan User Account Control.

Dalam Action Center ini kita akan diberitau tentang pengaturan keamanan dan pemeliharaan yang perlu diperhatikan. Item merah dalam Action Center diberi label Penting (Important), dan menunjukkan masalah yang serius yang harus ditangani segera, seperti windows yang perlu di update. Item kuning adalah tugas yang disarankan untuk dilakukan seperti men-scan komputer dengan Antivirus seperti terlihat pada gambar diatas.

Diagnosa Masalah di Windows 7 dengan Reliability Monitor

Reliability Monitor adalah sebuah tool yang terdapat pada sistem operasi Windows 7 yang berguna untuk mengetahui masalah hardware dan software dan perubahan lainnya yang terdapat pada komputer. Reliability Monitor menyediakan indeks stabilitas yang berkisar dari 1 (paling kurang stabil) sampai 10 (paling stabil). Kita dapat menggunakan indeks ini untuk membantu mengevaluasi kehandalan dari komputer kita saat ini. Setiap perubahan yang kita buat ke komputer atau masalah yang terjadi pada komputer akan mempengaruhi nilai indeks stabilitas ini.

Untuk mengakses atau membuka Reliability Monitor, bisa dilakukan dengan beberapa cara, antara lain :
  • Melalui jendela Action Center, pada bagian Maintenance, klik pada link View reliability history
  • Dengan mengetik: Reliability Monitor pada kotak "search program and file" pada Start menu.
windows 7 reliability monitor

Reliability Monitor bisa menampilkan informasi dalam rentang harian atau mingguan( view by days-weeks ). Untuk melihat hari atau minggu sebelumnya, klik tombol panah disamping kiri atau samping kanan grafik.

Dalam Grafik Windows 7 Reliability Monitor ini terdapat 5 jenis informasi yang dipantau, yaitu:
  1. Aplication failures,   yaitu masalah dengan program / aplikasi seperti misalnya Aplication Stopped Responding
  2. Windows failures, masalah yang terdapat dalam Windows seperti misalnya The computer has rebooted from a bugcheck
  3. Miscellaneous failures,  masalah-masalah lainnya seperti misalnya Critical Even-Windows Not Properly Shutdown.
  4. Warnings, berisi peringatanseperti misalnya Unsuccessful Aplication Removal.
  5. Information,  berisi informasi seperti Successful Aplication Installation.
Setiap masalah ditandai dengan tanda buletan merah dengan tanda silang putih, misalnya pada gambar diatas terdapat pada masalah Aplication Failure. Untuk melihat informasi detail dari masalah tersebut, klik pada masing-masing kolom tersebut.

System Configuration (MsConfig) Windows 7

System Configuration merupakan tools dalam system operasi Windows 7 yang dapat membantu mengidentifikasi masalah (problem) yang menyebabkan komputer tidak bisa startup dengan benar. System Configuration ini pada versi Windows XP kebawah sering disebut dengan Msconfig (Microsoft System Configuration Utility).

Seperti telah disebutkan diatas, dalam System Configuration ini kita dapat melakukan troubleshooting khususnya yang menyangkut proses startup windows. Dalam System Configuration ini kita bisa mendisable software, device driver dan windows service yang bisa menyebabkan komputer lambat, atau misalkan kita ingin melakukan pengaturan proses booting misalnya secara default windows dipaksa booting ke dalam “safe mode”.

Untuk masuk ke jendela System Configuration dalam Windows 7 ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Dengan mengetikan: System Configuration dalam kotak Search file and program pada Start Menu atau,
  • Klik tombol Start, klik Control Panel, klik System and Maintenance, klik Administrative Tools dan double klik System Configuration.
Dalam jendela System Configuration ini terdapat 5 tab utama, yaitu:

1. General
Berisi pengaturan untuk memilih software atau aplikasi yang harus dibuka saat Windows startup. Disini terdapat 3 pilihan yaitu:

system configuration general

  1. Normal startup . 
    Windows akan menjalankan semua aplikasi yang telah dijadwalkan berjalan pada saat windows startup.
  2. Diagnostic startup . 
    Ketika kita mengaktifkan opsi ini, maka pada saat windows akan berjalan, akan muncul pertanyaan terlebih dahulu tentang aplikasi apa saja yang akan kita jalankan atau tidak (kita tinggal ketik Y atau N aja (yes/no) sebagai jawabannya)
  3. Selective startup . 
    Disini kita bisa memilih dan menentukan aplikasi atau service apa saja yang boleh atau tidak boleh dijalankan saat windows start up. Item-item tersebut sebelumnya kita pilih terlebih dahulu pada tab Startup dan Services. Misalnya ketika kita mendisable beberapa item yang terdapat pada tab Startup maka secara otomatis pilihan Selective Startup ini akan aktif.
2. Boot
Berisi pengaturan tentang boot option dan advanced debugging system yang digunakan oleh system operasi. Pada boot option sendiri terdapat beberapa pilihan yaitu:

system configuration boot

  1. Safe boot: Minimal. 
    Boots to Windows Explorer in safe mode, running only critical system services. Networking is disabled.
  2. Safe boot: Alternate shell. 
    Boots to the Windows Command Prompt in safe mode running only critical services. Networking and desktop are disabled.
  3. Safe boot: Active Directory repair. 
    Boots to the Windows desktop in safe mode, running critical system services and Active Directory.
  4. Safe boot: Network. 
    Boots to the Windows desktop in safe mode, running only critical system services. Networking is enabled.
  5. No GUI boot. 
    Does not display the Windows desktop when booting.
  6. Boot log. 
    Stores all information from the boot process in the file %SystemRoot*Ntbtlog.txt.
  7. Base video. 
    Boots to the Windows desktop in minimal VGA mode. This loads standard VGA drivers, rather than those specific to the video hardware of the computer.
  8. OS Boot information. 
    Shows driver names as they are loaded during the boot process.
  9. Make all boot settings permanent. 
    When this option is selected, you cannot roll back your changes by selecting Normal Startup on the General tab; all options that you wish to change back will have to be altered manually.
3. Services
Berisi list tentang program (service)  apa saja yang akan berjalan bersamaan saat windows startup. Untuk meng-enable atau disable program atau service tersebut kita tinggal chek atau uncheck pada listnya tersebut.

system configuration services

4. Startup
Berisi list software aplikasi yang akan berjalan secara otomatis setelah windows startup. Sama severti pada tab Services, kita tinggal check atau uncheck untuk enable atau disable aplikasi yang diinginkan.

system configuration startup

5. Tools
Pada tab ini akan terdapat link terhadap tool-tool yang biasa digunakan untuk diagnosa komputer seperti Action Center, Computer Management, Event Viewer, Performance Monitor, Resource Monitor, Task Manager, Command Prompt, Registry Editor, System Restore dan lain-lain.

system configuration tools

Mengaktifkan Telnet di Windows 7

Temen-temen yang suka me-remote komputer atau router pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah telnet. Menurut Wikipedia Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan pada Internet atau Local Area Network untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaksi dua arah yang menggunakan koneksi virtual terminal.

Dengan menggunakan telnet kita bisa login ke komputer atau router yang terhubung ke jaringan lokal atau internet secara remote dan mengeksekusi perintah-perintah dalam command line. Untuk menggunakannya kita bisa menggunakan jendela command prompt dan ketik perintah telnet 192.168.10.1 dimana 192.168.10.1 adalah IP dari komputer atau router yang akan kita telnet.

Dalam sistem operasi windows 7, feature Telnet ini secara default tidak diaktifkan sehingga untuk menggunakan telnet di windows 7 kita harus meng-enable-kannya terlebih dahulu. Berikut cara mengaktifkan telnet di windows 7:

  • Buka jendela Control Panel, lalu klik menu Program
  • Selanjutnya pada pilihan Programs and Features, klik Turn Windows features on or off

    program feature windows7
  • Cari Telnet Server dan Telnet Client, lalu centang kedua feature tersebut untukmengaktifkan telnet di Windows 7.

    telnet windows 7
  • Klik OK dan tunggu beberapa saat sampai selesai mengupdate sistem.
Sekarang feature telnet di windows 7 sudah aktif dan siap kita gunakan...

Monday, 25 March 2013

[VB] Cara Membuat Alarm Sederhana Dengan VB6

Hi Lp'ers
Hari ini saya akan memberikan tutorial untuk membuat "Alarm dengan VB6"

Sunday, 17 March 2013

[JAVA] Java Connecting With An ODBC

Hi Little Programmer
This tutorial will give you how to Connecting Java with an ODBC
Lets Begin & Study Hard !

Java Database Connectivity (JDBC) supports ODBC-based databases and provides a independent database.

JDBC has four primary pieces, used for each database access phase:

[JAVA] Basic GUI Tutorial in Java

Hi Little Programmer
Today i'll give you "Tutorial Basic GUI In Java"
I Hope you enjoy & Let Study Hard !


Introduction 

Making GUIs in Java can be quite difficult. Some prefer to use layouts such as BoxLayout, SpringLayout, and more (I will focus in this later). If you are not familiar with these ones, or if you want a really personalized

[JAVA] Make a Transparent Swing UI Components

Hi Little Prgorammer
Today i'll show you to make a Transparent Swing UI Components
Lets Begin !

In this tutorial I will explain how to create transparent swing UI components.

Let’s start with simple example of how to make a transparent button: